Bupati Trenggalek Angkat Bicara soal Istri Diusir dari Acara UMKM di Magetan

Magetan – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin angkat bicara soal istrinya Novita Hardini mendapatkan pengusiran saat menghadiri kegiatan UMKM di Magetan. Pengusiran ini dilakukan oleh oknum anggota DPRD Provinsi Jatim.
“Diundang Jadi narasumber, datang disuruh pulang. Disuruh pulang permintaan oknum anggota dewan,” ujar Arifin saat dihubungi detikJatim, Rabu (22/11/2023).

Namun, Cak Ipin, sapaan akrab Bupati Arifin, enggan berkomentar banyak soal pengusiran ini. Karena, ia mengaku tidak berada di lokasi dan melihat langsung kejadian. Ia meminta detikJatim mengutip penjelasan lengkap dari istrinya.

“Sesuai keterangan Bu Novita saja karena saya ndak ke lokasi,” jelas Ipin.


Kepada detikJatim, Novita Hardini mengaku mendapatkan perlakuan tak mengenakkan saat menghadiri kegiatan UMKM di Magetan. Novita mengaku diusir saat hendak menjadi pembicara dalam acara tersebut.

Novita mengungkapkan hal ini di akun instagram pribadinya. Curhatannya pun viral hingga menyebar media sosial lain, seperti TikTok dan aplikasi percakapan WhatsApp.

Dalam video berdurasi 3 menit 17 detik, tampak Novita yang sedang berada di dalam mobil mengenakan baju hitam dan berkerudung corak warna putih hitam. Lalu, ia mulai menceritakan soal kejadian yang menimpanya.

Kejadian ini berlangsung di aula SMAN 1 Magetan. Di mana acara itu diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Jatim.


Acara dihadiri anggota komisi E DPRD Provinsi Jatim. Namun, Novita enggan menyebutkan sosok anggota komisi E yang telah nengusirnya.

Novita menegaskan, ia hadir sebagai Ketua Garda Transfumi di kegiatan UMKM tersebut. Di mana kegiatan ini terkait penerbitan NIB UMKM. Novita menyebut, ia bukan hadir sebagai caleg yang berkampanye.

“Pihak komisi E ini merasa saya salah kamar. Padahal beliau komisi E ini, dalam acara UMKM sebenarnya pihak komisi E bersInergi dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi. Namanya rahasia ya komisi E,” kata Novita.

“Saya pribadi tidak ada pikiran bahwa agenda yang saya datangi ada muatan politik. Karena di mata saya ini murni pelayanan. Saya tidak berkompetisi. Saya hadir untuk bekerja. Ada program penerbitan seribu NIB tiap wilayah kota kabupaten di Jatim yang juga untuk kesejahteraan UMKM,” tandas Novita. https://kueceng.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*